Rabu, 15 April 2015

Implementasi Nusantara dan Tantangan Implementasi Nusantara

Implementasi Nusantara
Sebagai cara pandang dan visi nasional Indonesia, wawasan nusantara harus dijadikan arahan, pedoman, acuan dan tuntutan bagi setiap individu bangsa Indonesia dalam membangun dan memelihara tuntutan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, implementasi atau penerapan Wawasan Nusantara harus tercermin pada pola piker, pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, daripada kepentingan pribadi atau kelompok sendiri.
Beberapa implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan  Politik, ekonomi, social budaya dan pertahanan keamanan (poleksosbud) Negara Kesatuan Republik Indonesia antara lain :
1.      Implementasi wawasan nusantara pada kehidupan politik akan menciptakan iklim penyelanggaraan Negara yang sehat dan dinamis, Hal tersebut Nampak dalam wujud pemerintahan yang kuat, aspiratif dan terpercaya yang dibangun sebagai penjelmaan kedaulatan rakyat.
2.      Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan ekonomi akan menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil. Disamping itu, mencerminkan tanggung jawab pengelolaan sumber daya alam yang memperhatikan kebutuhan masyarakat antar daerah secara timbale balik serta kelestarian sumber daya alam itu sendiri.
3.      Implementasi wawasan nusantara dlam kehidupan social budaya akan menciptakan sikap batiniah dan sikap lahiriah yang mengakui, menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan atau kebhinekaan sebagai kenyataan hidup sekaligus sebagai karunia sang pencipta. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membeda-bedakan suku, asal-usul daerah, agama dan kepercayaan serta golongan berdasarkan status sosialnya.
4.      Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan hankam akan menumbuh-kembangkan kesadaran cinta tanah air dan bangsa, yang lebih lanjut akan membentuk sikap bela Negara pada setiap warga Negara Indonesia. Kesadaran dan sikap cinta tanah air dan bangsa serta bela Negara ini akan menjadi modal utama yang akan menggerakan partisipasi setiap warga Negara Indonesia dalam menanggapi setiap bentuk ancaman, seberapapun kecilnya dan darimanapun datangnya atau setiap gejala yang membahayakan keselamatan bangsa dan kedaulatan Negara.
Dalam pembinaan seluruh aspek kehidupan nasional, Wawasan Nusantara harus menjadi nilai yang menjiwai segenap peraturan perundang-undangan yang berlaku pada setiap strata diseluruh wilayah Negara. Disamping itu, Wawasan Nusantara dapat diimplementasikan kedalam segenap pranata social yang berlaku di masyarakat dalam nuansa kebhinekaan sehingga mendinamiskan kehidupan social yang akrab, peduli, toleran, hormat dan taat hokum. Semua itu menggambarkan sikap, paham, dan semangat kebangsaan atau nasionalisme yang tinggi sebagai identitas atau jati diri bangsa Indonesia.

Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara
Pada masa sekarang perilaku kehidupan individu dalam bermasyarakat dan bernegara telah mengalamibanyak perubahan, terutama perubahan ke arah negatif. Perubahan perilaku tersebut disebabkan olehfaktor utama yaitu oleh nilai-nilai yang dibawa oleh negara lain yang membuat berubahnya pandangandan perilaku individu dalam bermasyarakat dan bernegara.Oleh sebab itu diperlukan pengenalan dan penerapan berkaitan dengan wawasan nusantara kepadamasyarakat yang syarat dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia dan di bentuk dalam proses panjangsejarah perjuangan bangsa, apakah wawasan bangsa Indonesia tentang persatuan dan kesatuan itu akanterhanyut tanpa bekas atau akan tetap kokoh dan mampu bertahan dalam terpaan nilai global yangmenantang wawasan persatuan bangsa.Aspek-aspek Tantangan Implementasi Wawasan Nusantara mencakup beberapa hal, yaitu :
·         Dalam kehidupan politik yaitu menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat, dinamis,mewujudkan pemerintahan yang kuat, aspiratif, dipercaya. Dan juga satu kesatuan politik,dalam arti satu UUD dan politik pelaksanaannya serta satu ideologi dan identitas nasional.Perwujudan kesatuan politik dapat meliputi:
1.      Keutuhan dan kesatuan wilayah NKRI beserta isinya yang menjadi modal dan milikbersama bangsa Indonesia.
2.      Keanekaragaman suku, budaya, bahasa daerah, dan agama tidak menjadi pemecahbangsa, tetapi tetap satu dan menjadi kekuatan bangsa.
3.      Pancasila yang menjadi ideologi dan falsafah yang dapat menyatukan bangsa Indoneisauntuk menggapai suatu cita-cita nasional
4.      Secara psikologis, masyarakat Indonesia memiliki kesamaan sebagai satu bangsa yangmerasa satu persaudaraan, senasib dan seperjuangan, sebagangsa dan setanah airdalam menggapai cita-cita.

·         Dalam bidang Ekonomi yaitu menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjaminpemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil.

Referensi : http://www.scribd.com/doc/92463945/Tantangan-Implementasi-Wawasan-Nusantara-Dan-Kesimpulan-Saran#scribd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar